Headline

Begini Strategi yang dilakukan OBH untuk Memaintain Brand

Oleh :   Jumat, 20 Januari 2017   Viewer bisnisupdate.com  229 Hits
Begini Strategi yang dilakukan OBH untuk Memaintain Brand
Ketarangan Gambar :  (Contoh Campaign yang dilakukan OBH Combi di dunia digital)

Kiprah OBH Combi dalam industri pharmaceutical memang tak perlu diragukan lagi. Brand yang sudah empat puluh lima tahun melanglang buana pada lintas generasi Tanah Air ini seakan menjadi pilihan utama bagi siapapun yang membutuhkan solusi cepat untuk mengatasi batuk, entah itu anak-anak maupun orang dewasa sekalipun.

Menurut Weitarsa Hendarto, Vice Presiden Comsumer Healthcare snd Wellness Combihar, Brand yang berdiri di bawah naungan Combiphar ini mampu menguasai pangsa pasar untuk kategori obat batuk dalam keemasan botol. Tentunya, untuk merengkuh status tersebut, ada beberapa hal yang dilalui oleh OBH Combi, apa saja?

Melakukan re-branding adalah satu elemen utama dalam proses ini. “Secara corporate, kami sudah telah melakukan re-branding untuk semua aspek sejak tiga tahun lalu. Hal ini bisa dilihat dari perubahan logo, image perusahaan, melakukan aktivasi digital, menyeleksi brand ambassador dan pelbagai hal lainnya,” tutur Weitarsa.

Salah satu yang nyata adalah perubahan produk. Saat ini OBH Combi hadir dengan kemasan yang lebih modern. Mereka juga menggenjot promosi lewat jalur Below the Line, yang artinya, produk mereka bisa langsung bersentuhan dengan masyarakat. Selain itu, perbedaan harga yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan kompetitor sejenis juga menjadi senjata yang cukup ampuh untuk menyongsong konsumen secara menyeluruh.

“Metode semacam itu secara langsung membuat brand equity kita terangkat. Jika kita bertanya kepada masyarakat, apa itu OBH Combi, mereka pasti akan menjawab sebagai produk yang alami, mudah dijangkau dan murah. Hal itu Nampak sederhana, namun memiliki direct impact yang cukup signifikan,” tambahnya.

Weitarsa juga mengungkapkan, pr besar sebuah brand yang sudah beredar secara nasional adalah bagaimana mempertahankan eksistensi brand tersebut agar terus melaju. Untuk mengantisipasi hal tersebut, dirinya juga melakukan rangkaian strategi yang cukup bijak, salah satunya dengan memanfaatkan media digital sebagai ajang meraih engagement konsumen di segala lini.

Bicara tentang media digital, perangkat satu ini memang dibilang istimewa. Mengapa demikian? Market dan konsumennya sudah ada. Tinggal bagaimana sebuah brand jeli untuk memanfaatkan medium tersebut. Dan OBH Combi, termasuk ke dalam brand yang piawai menciptakan peluang lewat digital media. Bahkan, mereka sudah merencanakan ekspansi ke ranah tersebut sejak sepuluh tahun lalu.

“Kami sadar, dikemudian hari arah market akan berubah. Jadi, adalah keniscayaan jika kita terus mengandalkan pasar konvensional untuk merengkuh konsumen. Dalam tiga tahun belakangan ini, intensitas kita di dunia digital bisa dibilang cukup masif,” imbuh Weitarsa.

Menurutnya, digital media memiliki keunggulan sendiri jika dibandingkan dengan medium lain. Pasalnya, melalui perangkat ini, sebuah brand bisa melakukan aktivasi semaksimal mungkin selama 24 jam dalam satu minggu, entah dari sisi membuat konten edukatif, melakukan campaign maupun melakukan berbagai gimmick-gimmick seperti quiz dan lain sebagainya. Bahkan, ia menambahkan, antara brand dan konsumen bisa saling berinteraksi secara langsung satu sama lain. Hal ini mungkin tak bisa dijumpai melalui platform manapun. Selain itu tingkat efisiensi produk untuk konsumen juga bisa diukur melalui digital media

 

Lewat digital media pula, loyalitas konsumen OBH Combi menjadi semakin terlihat. Brand satu ini bahkan sudah memiliki 1,3 like untuk komunitas binaan yang bernama “aku dan ibu.” Melalui komunitas itu, kami kerap melakukan setiap aktivitas seperti mengundang mereka untuk hadir di acara yang kita adakan. Bahkan tak jarang kegiatan customer gathering kami lakukan agar mereka saling mengenal satu sama lain,” ujar Weitarsa.

Kedepannya, ia berharap OBH Combi bisa terus tumbuh, entah dari sisi selling, awareness konsumen hingga beragam aspek lainnya. Wietarsa mengaku pihaknya optimis di tahun 2017 ini, OBH Combi, dan semua brand yang berada di bawah naungan Combiphar bisa terus sustain karena bakal terjadi perbaikan ekonomi untuk seluruh sektor industry, tak terkecuali industri pharmaceutical.




X
Baca Juga