Business Knowledge

Jeli Melihat Peluang Bisnis yang Baik Untuk Dipilih

Oleh :   Senin, 18 Januari 2016   Viewer bisnisupdate.com  386 Hits
Jeli Melihat Peluang Bisnis yang Baik Untuk Dipilih
Ketarangan Gambar :  (Tri Raharjo - Chairman Trasnco Indonesia)

Saat ini sudah banyak peluang bisnis yang bermunculan di Indonesia. Mulai dari yang berkonsep keagenan, business opportunity (BO), sampai franchise dengan beragam skala investasi dari yang jutaan sampai dengan miliaran rupiah. Bahkan, dari brand nasional sampai luar negeri pun banyak bermunculan di Indonesia.

Tapi, pertanyaannya adalah, manakah bisnis yang paling baik atau paling bagus untuk dipilih bagi kita yang masih awam soal bisnis? Terlebih, niat kita dalam mencari bisnis pastilah ingin mendapatkan untung.

Nah, karena itulah kita harus jeli dalam melihat peluang bisnis yang ditawarkan, baik itu keagenan, BO, maupun franchise. Lalu, apa saja patokan untuk sebuah peluang bisnis yang baik untuk dipilih? Ada tiga hal yang bisa dijadikan patokan oleh calon pebisnis agar tidak salah dalam memilih, yaitu proven, prospek, dan people. “Tiga P” inilah yang harus diperhatikan oleh calon pebisnis dalam memilih bisnis yang ingin diambil.

Untuk poin pertama, yaitu proven. Maksudnya, carilah bisnis yang proven. Carilah bisnis yang sudah jelas menguntungkan. Supaya ketika nanti kita mengambil bisnisnya, maka kita bisa mengikuti cara dan sistemnya agar bisa mendapatkan untung.

Lalu, dari sisi mana kita bisa menilai apakah bisnis itu proven atau tidak? Jelas, yang pertama adalah lihat dari sisi track record-nya. Biasanya, track record sebuah perusahaan bisa dinilai dari usianya yang relatif sudah lama. Karena biasanya bisnis yang sudah berusia 5 tahun ke atas akan lebih long life.

Kedua, kita bisa melihat dari produk atau jasa yang ditawarkan. Demand-nya besar atau tidak. Market-nya ada atau tidak. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena produk atau jasa yang ditawarkan adalah hal paling utama bagi sebuah bisnis.

Kalau kemudian bisnisnya sudah terbukti proven, maka hal kedua yang harus diperhatikan adalah prospek yang dimiliki. Hal ini menjadi sangat penting karena jangan sampai kita salah mengambil bisnis, seperti bisnis yang sedang menurun atau masuk kategori bisnis yang seasonal. Jadi, lebih baik pilihlah bisnis yang memang sedang naik. Bisnis yang sedang memiliki prospek bagus untuk sekarang dan ke depan nantinya. Kenapa? Karena kembali lagi pada tujuan awal kita berbisnis, yaitu mencari untung.

Lalu, bagaimana cara melihat prospek atau tidaknya bisnis tersebut? Hal yang bisa kita perhatikan adalah dari tingkat success rate-nya yang tinggi. Artinya, carilah bisnis yang tingkat kegugurannya kecil. Kalau saya katakan, pilihlah bisnis yang success rate-nya di atas 80%. Dengan success rate yang tinggi, maka bisa saya katakan jika tingkat risiko bisnisnya akan lebih kecil. Jangan sampai memilih bisnis yang success rate-nya rendah, karena sudah pasti di lapangan bisnisnya tidak akan proven.

Nah, setelah memastikan jika bisnis itu sudah proven dan memiliki prospek, maka hal ketiga yang harus diperhatikan adalah people. Maksudnya, siapa orang yang berada di balik bisnis tersebut. Siapa owner-nya, atau siapa top manajemennya. Kenapa hal ini menjadi penting? Track record dari seorang owner maupun top manajemen menjadi sangat penting, karena nantinya merekalah yang akan membantu kita ke depan dalam menjalani bisnis kita. Terlebih, dalam mengembangkan bisnis kita.

Artinya, dari people itu kita bisa tahu bagaimana support bisnisnya, bagaimana delivery produk dan jasanya, bagaimana controlling dan monitoring-nya,bagaimana problem solving nantinya di lapangan. Jadi, kita harus mencari sparring partner yang tepat. Dan pastinya yang punya etika bagus. Hal itu pun bisa dilihat dari bagaimana cara dia berusaha menyukseskan franchiseenya. Bukan hanya membuat sukses dirinya sendiri semata. Hal seperti itu pun harus diperhatikan.

Nah, biasanya seorang pebisnis memiliki feel. Jadi, alangkah baiknya sebelum memilih peluang bisnis, kita sudah bertemu siapa orang di balik bisnis tersebut. Ditambah lagi kalau kita bisa bertemu para mitranya, yang ternyata banyak dari mereka terlihat happy. Dan kalau kita sudah bisa melihat semua itu dengan clear, saya yakin kita akan semakin confident untuk memilih bisnis tersebut.

Jadi, apabila sebuah bisnis sudah memiliki “Tiga P” yang harus diperhatikantadi, saya kira peluang bisnis tersebut tepat untuk menjadi pilihan bisnis kita. Artinya, bisnis tersebut sudah sesuai dengan kriteria bisnis yang baik untuk dipilih. Selamat Memilih Bisnis!

(Tri Raharjo)

Tags

 
 
 



X
Baca Juga