Business Knowledge

INSTANT VS ORGANIK DIGITAL : Bagaimana membuat situs anda lebih Perkasa

Oleh :   Jumat, 24 Juni 2016   Viewer bisnisupdate.com  353 Hits
INSTANT VS ORGANIK DIGITAL : Bagaimana membuat situs anda lebih Perkasa
Ketarangan Gambar :  (Ari Nugrahanto – CEO ActionCOACH Indonesia & Founder/Owner KelolaDigital Inc/Bisnisupdate.com)

Slogan politik Bapak Jusuf Kalla yang mengatakan ‘lebih cepat lebih baik’, sempat menjadi salah satu pernyataan favorit saya. Pengaruh 4 kata tersebut membuat gaya saya melatih bisnis digital mengarah ke kecepatan mencapai hasil. Ambil contoh saja misalnya untuk menempatkan situs di urutan pertama mesin pencari google dengan cara membeli kata kunci yang memang di sediakan oleh google adwords. Membuat sebuah trending topic di twitter dengan instant dan bertahan beberapa hari dengan beberapa cari yang sekarang sudah banyak orang mengetahui cara instant-nya. Membeli iklan di media sosial seperti Facebook dan Instagram juga salah satu cara instant mendapatkan pengikut atau follower sehingga meningkatkan ‘brand-awareness’ bisnis anda.

Banyak lagi cara untuk mempercepat kedudukan bisnis anda di tangga teratas mesin pencari. Membeli iklan digital adalah yang paling instant dan anda bisa mengukur tingkat efektifitas dan menjadi efisiensi secara digital apabila memang jenis iklan, sasaran dan hasil tidak sesuai dengan harapan. Ini yang dinamakan tes dan ukur, bukan ‘trial and error’. Mengukur sebuah kampanye iklan sangat penting untuk menjaga hasil yang maksimal tanpa harus mengeluarkan budget yang tidak sesuai. Digitalisasi mempermudah strategi instant ini lebih tajam dan tentunya hasilnya juga sangat ‘significant’.

Perlu di garis bawahi bahwa, instant tidak sama dengan ‘buru-buru’ atau ‘tanpa-perencanaan’. Nah itu menjadi sangat jelas, seperti hal nya saya melihat banyak anak di bawah umur 17 tahun sudah mengendarai kendaraan bermotor yang berakhir kecelakaan yang korbannya bisa anak itu sendiri dan orang lain. Saya tidak mau anda mengalami ‘kecelakaan-digital’ dan berujung pada kerugiaan yang mendasar. Ini yang banyak terjadi saat ini di kalangan pebisnis yang menjadikan digital menjadi platform mengembangkan bisnisnya. Ada istilah keren di dunia bisnis digital adalah ‘hit and run’ yaitu pembeli yang di ‘blacklist’ karena seolah sudah memberikan konfirmasi untuk membayar di satu online store tetapi menghilang tidak ada kabar dan tidak pernah melakukan transfer. Kejadian ‘hit and run’ ini di dunia digital tidak bisa selalu kita salahkan calon pembeli. Ini sangat mungkin terjadi karena situs anda tidak mempunyai kredibilitas yang baik. Informasi yang diberikan tidak sesuai dengan kenyataan pada saat calon pembeli digital ingin melakukan ‘research’ kecil-kecilan. Situs anda tidak berhubungan langsung dengan kegiatan iklan digital di media sosial. Jadi apa yang harus anda siapkan untuk tidak tergesa-gesa dengan alasan untuk mempercepat hasil ?

Saya sering berdiskusi dengan klien pebisnis digital, apa pendapat mereka mengenai satu kata kunci ‘instant’ ? jawabannya kebanyakan mengatakan mie instant, fast-food, buah dan sayuran yang memakai pestisida, dan semua makanan yang tidak sehat untuk tubuh manusia. Saya bertanya kembali apa lawan kata yang baik untuk instant ? sekarang mereka menjawab lebih semangat, organik ! ya organik atau natural. Menghasilkan sesuatu yang tidak memerlukan banyak asupan percepatkan pertumbuhan membutuhkan waktu lebih lama. Sama demikiannya dengan digital organik, disana banyak tahapan dan cara yang tidak instant. Misalnya saja untuk mendapatkan ‘ranking’ tertentu di mesin pencari ada pengaturan ‘meta-tags’, kumpulan kata kunci yang di terapkan di headline,tag-gambar,artikel,dan lain-lain. Mendaftarkan situs anda di google, verifikasi media sosial sampai dengan menjaga nama baik merek anda di dunia digital. Mempersiapkan hal ini dan membuat situs anda sehat, memerlukan sebuah tim yang serius untuk menjadikan kampanye organik digital anda sukses. Anda tidak bisa hanya mengesampingkan cara ini karena hanya yang membuat situs anda lebih kuat yang membuat calon pembeli digital tidak akan melakukan ‘hit and run’.

Penulis: Ari Nugrahanto, CEO ActionCOACH Indonesia & Founder/Owner KelolaDigital Inc

Tags

 
 
 



X
Baca Juga