Business Knowledge

ICSA Dorong Corsec Wujudkan GCG Ideal

ICSA Dorong Corsec Wujudkan GCG Ideal
Ketarangan Gambar :  (Ketua Umum Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA) Hardijanto Saroso dan Vice Chairwoman International Relations ICSA Katharine Grace)

Bisnisupdate.com, Jakarta –Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA) terus mendorong para Corporate Secretary (Corsec) untuk mewujudkan Good Corporate Governance (GCG) yang ideal sesuai platform perusahaannya masing-masing.

“Peran Corsec dalam pengembangan dan pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) di Indonesia sangat strategis dan sentral sekali. Karena memang tugas utama Corsec itu sebagai salah satu pilar pelaksana GCG di perusahaan,” jelas Ketua Umum Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA) Hardijanto Saroso, dalam konferensi persnya di Benedict Cafe, Pacific Place, Jakarta (24/10).  

Sebagai organisasi atau wadah para Corsec, menurut Hardijanto, ICSA sangat prihatin sama kondisi Corsec saat ini. Untuk itu pihaknya akan terus memberikan pembekalan pengetahuan dan skill yang diperlukan terutama bagi anggota yang baru masuk kedunia Corsec. Dan perusahaan juga mestinya menyadari sekaligus mendayagunakan seoptimal mungkin akan fungsi Corsec yang bukan hanya sebagai implementasi GCG, tapi yang terpenting juga sebagai penentu keberlangsungan (sustainability) perusahaan tersebut kedepannya.

Apalagi saat ini pemerintah melalui Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik, menetapkan persyaratan dan tugas Corsec, seperti bagaimana hubungannya dengan direksi jika terjadi permasalahan di perusahaan, sampai latar belakang Corsec sendiri di atur.

Terkait dengan itu, ICSA berharap pemerintah dapat mempertimbangkan untuk memasukkan juga persyaratan Corsec kedalam Undang-Undang Perseroan Terbatas (UUPT). “Kami mendorong pemerintah untuk bisa semakin memberdayakan Corsec sebagai Corporate Governance Officer di perusahaan yang memiliki asset lebih dari Rp 50 milyar. Selain itu yang penting juga profesi Corsec perlu dilindungi agar kinerjanya bisa maksimal dalam menjalankan dan menegakkan GCG,” tegas Hardijanto.

Selain itu, lanjut Hardijanto, sejak berdiri tahun 2008, ICSA terus mendorong Indonesia menjadi investment great country yang solid. Syarat tata kelola (GCG) yang baik. Untuk menjadi tata kelola yang baik dan terus mendapatkan update terkini mengenai best practice Corsec secara internasional, ICSA bergabung di dalam jaringan ASEAN Corporate Secretary Network (ACSN-19 negara) dan Corporate Secretary International Associations (CSIA).

“Keikutsertaan di dalam jaringan internasional ini amat membantu ICSA untuk memahami best practice GCG sekaligus memperkuat peran ICSA di regional ASEAN dan Asia dalam upaya meningkatkan peringkat GCG Indonesia,” jelas Hardijanto.

1-3 November 2017 ICSA Gelar Converensi Taraf Internasional

Sebagai organisasi yang konsen dalam pengembangan keilmuan para Corporate Secretary (Corsec), khususnya dalam hal Good Corporate Governance (GCG), Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA) terus mengelar pelbagai acara mulai dari seminar, pelatihan dan konferensi.

“Tahun ini, Indonesia menjadi tuan rumah konferensi internasional GCG di Pullman Hotel Thamrin Jakarta. Konferensi ini akan membahas bagaimana perkembangan dan penerapan GCG di pelbagai negara ASIA dan Internasinal. Saat ini sudah confirmed 13 pembicara mewakili Indonesia, Singapura, Thailand, Malaysia, Hongkong, Vietnam dan Australia. Kepala Eksekutif Pasar Modal OJK, Bapak Hoesen, confirmed akan hadir membuka sekaligus menjadi keynote speaker. IDX juga full support menjadi tuan rumah dari penyelenggaraan makan malam bagi peserta konferensi,” terang Vice Chairwoman International Relations ICSA Katharine Grace.

Grace berharap dengan adanya konferensi ini, kita sebagai Corsec, termasuk juga kalangan regulator, mengetahui dan memahami perkemabangan GCG di luar negeri, yang kemudian menjadi pertimbangan dan diterapkan di di perusahaan Indonesia. (Way)

Tags

 
 
 



X
Baca Juga