Business Knowledge

Cara Jitu Tingkatkan Sales Bagi Pelaku UKM

Cara Jitu Tingkatkan Sales Bagi Pelaku UKM
Ketarangan Gambar :  (Ario Rantau (CEO Progress Asia Group))

Di Indonesia ini kebanyakan para pelaku UKM tidak dibekali oleh ilmu sales. Walaupun pada hakikatnya ilmu sales itu didapatkan dari praktik-praktik langsung di lapangan, tapi alangkah baiknya bila para pelaku UKM sudah dibekali ilmu sales sejak awal.

Tentunya akan sangat berbeda seorang pelaku UKM yang sudah mempelajari ilmu sales dengan yang belum ketika sudah menjalani usahanya. Karena yang sudah mempelajari ilmu sales pasti sudah mengerti bagaimana cara menjual yang baik. Dengan begitu maka usahanya pun yang semula kecil akan mudah menjadi besar.

Ilmu sales pertama yang bisa dipelajari oleh pelaku UKM adalah mampu menarik perhatian. Kenapa menarik perhatian menjadi hal terpenting? Karena pada hakikatnya di dalam bisnis, sebagus apa pun produk yang kita jual tidak akan pernah dilihat oleh orang lain, apalagi dibeli, kalau kita tidak bisa menarik perhatian orang lain lebih dulu.

Contohnya seperti produk kalung atau gelang magnet untuk kesehatan yang diproduksi oleh Korea atau China. Yang ditonjolkan lebih dulu bukanlah produknya, melainkan lebih kepada perhatiannya lebih dulu. Misalkan, gelang atau kalung magnet tersebut dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Perhatian itulah yang pertama kali ditonjolkan agar masyarakat luas bersedia melihat produk tersebut, sebelum kemudian membelinya.

Hal tersebut menjadi bukti kalau memang bukan produknyalah yang harus kita jual lebih dulu, melainkan perhatiannya. Karena produk itu adalah efek dari perhatian-perhatian yang kita munculkan.

Tetapi dalam sales, menarik perhatian saja tidak cukup. Tentunya kita butuh inovasi. Karena ketika perhatian yang kita buat sudah booming, maka semua orang sudah tahu dan cenderung akan mulai berada di titik jenuh. Maka saat itulah kita harus berinovasi dengan perhatian yang baru. Jadi, inovasi itu bukan hanya di produk melulu karena produk hanyalah efek.

Saya contohkan produsen motor yang mengeluarkan produk barunya yang hanya beda di striping saja daripada sebelumnya. Padahal kalau dari mesin sama saja. Tapi produk barunya masih bisa laris juga. Itulah inovasi yang dilakukan ketika market sudah berada di titik jenuh. Karena itulah kita memang harus terus berinovasi dan berinovasi ketika market sudah berada di titik jenuh.

Dan perlu diingat, sales itu tidak hanya bicara melakukan penjualan di produk saja. Bahkan seorang pengacara atau politikus, ketika mereka tidak tahu dan tidak menguasai ilmu sales, maka mereka tidak tahu bagaimana caranya menjual kemampuan mereka. Kenapa? Karena sales juga erat kaitannya dengan personal branding.

Karena kita sendiri adalah produk. Dan karena itulah kita harus bisa menjual diri kita (di sini dalam konteks positif). Artinya, jual senyman Anda, jual perhatian Anda dan jual penampilan Anda.

Karena itulah, menurut saya baik para pelaku UKM maupun generasi muda Indonesia harus belajar ilmu sales. Kenapa ilmu sales penting? Karena sebetulnya semua hal di dunia ini berkenaan dengan penjualan. Dan sudah semestinya pemerintah mempersiapkan balai pengembangan UKM untuk kemajuan bangsa.


Business Knowledge

Cara Jitu Tingkatkan Sales Bagi Pelaku UKM

Cara Jitu Tingkatkan Sales Bagi Pelaku UKM
Ketarangan Gambar :  (Dok bisnisupdate.com)

Di Indonesia ini kebanyakan para pelaku UKM tidak dibekali oleh ilmu sales. Walaupun pada hakikatnya ilmu sales itu didapatkan dari praktik-praktik langsung di lapangan, tapi alangkah baiknya bila para pelaku UKM sudah dibekali ilmu sales sejak awal. Tentunya akan sangat berbeda seorang pelaku UKM yang sudah mempelajari ilmu sales dengan yang belum ketika sudah menjalani usahanya. Karena yang sudah mempelajari ilmu sales pasti sudah mengerti bagaimana cara menjual yang baik. Dengan begitu maka usahanya pun yang semula kecil akan mudah menjadi besar.

Ilmu sales pertama yang bisa dipelajari oleh pelaku UKM adalah mampu menarik perhatian. Entah itu dari booth, desain tempat atau seragam. Kenapa menarik perhatian menjadi hal terpenting? Karena pada hakikatnya di dalam bisnis, sebagus apa pun produk yang kita jual tidak akan pernah dilihat oleh orang lain, apalagi dibeli kalau kita tidak bisa menarik perhatian orang lain lebih dulu. Artinya, kita harus bisa menarik perhatian masyarakat luas untuk bisa menjual.

Contohnya seperti produk kalung atau gelang magnet untuk kesehatan yang diproduksi oleh Korea atau China. Yang ditonjolkan lebih dulu bukanlah produknya, melainkan lebih kepada perhatiannya lebih dulu. Misalkan, gelang atau kalung magnet tersebut dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Perhatian itulah yang pertama kali ditonjolkan agar masyarakat luas bersedia melihat produk tersebut, sebelum kemudian membelinya.

Contoh lainnya, saya sempat membaca di koran mengenai salah satu restoran di China yang sengaja menggunakan model-model berbikini hanya khusus menyambut perayaan Halloween. Itu salah satu contoh cara menarik perhatian, dan omset restoran tersebut meledak luar biasa di hari itu.

Hal-hal tersebut menjadi bukti kalau memang bukan produknyalah yang harus kita jual lebih dulu, melainkan perhatiannya. Karena produk itu adalah efek dari perhatian-perhatian yang kita munculkan.

Contoh lainnya adalah artis. Kenapa ada artis yang cepat booming dan kenapa ada artis yang sampai sekarang belum booming? Tentunya karena artis yang cepat booming itu sudah bisa menarik perhatian publik lebih dulu.

Tetapi dalam sales, menarik perhatian saja tidak cukup. Tentunya kita butuh inovasi. Karena ketika perhatian yang kita buat sudah booming, maka semua orang sudah tahu dan cenderung akan mulai berada di titik jenuh. Maka saat itulah kita harus berinovasi dengan perhatian yang baru. Jadi, inovasi itu bukan hanya di produk melulu karena produk hanyalah efek.

Saya contohkan produsen motor yang mengeluarkan produk barunya yang hanya beda di striping saja daripada sebelumnya. Padahal kalau dari mesin sama saja. Tapi produk barunya masih bisa laris juga. Itulah inovasi yang dilakukan ketika market sudah berada di titik jenuh. Karena itulah kita memang harus terus berinovasi dan berinovasi ketika market sudah berada di titik jenuh.

Dan perlu diingat, sales itu tidak hanya bicara melakukan penjualan di produk saja. Bahkan seorang pengacara atau politikus, ketika mereka tidak tahu dan tidak menguasai ilmu sales, maka mereka tidak tahu bagaimana caranya menjual kemampuan mereka. Kenapa? Karena sales juga erat kaitannya dengan personal branding. Karena kita sendiri adalah produk. Dan karena itulah kita harus bisa menjual diri kita (di sini dalam konteks positif). Artinya, jual senyman Anda, jual perhatian Anda dan jual penampilan Anda. Perlu saya ingatkan, apa pun profesi Anda, selama Anda tidak menguasai ilmu sales maka Anda tidak akan laku.

Karena itulah, menurut saya baik para pelaku UKM maupun generasi muda Indonesia harus belajar ilmu sales. Kenapa ilmu sales penting? Karena sebetulnya semua hal di dunia ini berkenaan dengan penjualan. Dan sudah semestinya pemerintah mempersiapkan balai pengembangan UKM untuk kemajuan bangsa. Semacam balai pelatihan untuk menjadi bangsa produktif, bukan lagi sebagai bangsa pekerja.

 




X
Baca Juga