Business Knowledge

5 Cara Ampuh (Speed) Untuk Pastikan Strategi Bisnis Berjalan Optimal

5 Cara Ampuh (Speed) Untuk Pastikan Strategi Bisnis Berjalan Optimal
Ketarangan Gambar :  (Yusa Aziz, Chairman iCOACH/Bisnisupdate.com)

SPEED adalah penemuan saya yang barusan saya temukan dan rumuskan beberapa bulan terakhir ini dan hasilnya sungguh memuaskan setelah saya uji coba dan terapkan. Bermula dari pertanyaan ..

Mengapa strategi yang sudah besar (GRANDE) dan tertulis serta dipikirkan matang-matang TIDAK menghasilkan?

Kebanyakan Owner Manager/Director (Business Owner yang masih terlibat dalam operasional harian perusahaan) dan Team Management/Eksekutif (BACA : Owner Manager adalah seorang Business Owner ABU-ABU) yang menjalankan perusahaan, menyalahkan strategi bisnis sebagai kambing hitam tidak tercapainya tujuan perusahaan. Istilah Strategi bisnis yang Jadul, Strategi bisnis yang tidak tepat guna dan sebagainya kerapkali saya dengar sebagai reaksi tidak menghasilkannya strategi yang dieksekusi.

Dimana letak kesalahannya? Apakah benar pada strategi bisnis?

Kalau kita ingin mendesain suatu strategi tentu kita terlebih dahulu menetapkan ‘The Most Important Goals’. Dari sinilah kemudian kita menentukan strategi bisnis yang relevan dan sesuai yang memicu tujuan tersebut tercapai.

Berdasarkan pengalaman saya, saya mengamati banyak pelaku bisnis yang menetapkan strategi bisnis yang tidak relevan dengan ‘Most Important Goals’ yang telah ditetapkan.

Secara singkat, berikut adalah 7 penetapan dan eksekusi strategi bisnis untuk mencapai tujuan Anda:

  1. Pikirkan dan putuskan strategi bisnis yang HANYA relevan dan sesuai dengan tujuan Anda. Dan selalu ingatkanlah diri Anda bahwa tujuan hanya bisa tercapai sebagai akibat dari Eksekusi Strategi tersebut secara KONSISTEN, REPETITIVE, DISIPLIN hingga menjadi KEBIASAAN & PERILAKU (Watak).
  2. Terjemahkan strategi bisnis menjadi kebiasaan & perilaku kepada eksekutor strategi tersebut. Kebanyakan strategi hanya dilakukan sporadis dan tidak dibangun menjadi suatu kebiasaan & perilaku (watak).
  3. Tentukan jenis ukuran Kebiasaan & Perilaku tersebut.
  4. Tentukan dan buat flowchart serta kunci pelaksanaan strategi bisnis tersebut (Poka Yoke/Mistake Proof) sehingga kesalahan yang terjadi yang dilakukan oleh Team Eksekutor menjadi minimum
  5. Komunikasikan, sosialisasikan serta lakukan Role Play dengan Team Eksekutor. Berikan petunjuk yang sederhana serta tujuan yang jelas dan terukur sesuai dengan jenis ukuran Kebiasaan & Perilaku tadi
  6. Lakukan monitoring dan supervisi. Koreksi, lakukan lagi Role Play
  7. Lakukan penyempurnaan strategi bisnis tersebut ketika hasilnya belum optimal. Jangan terburu-buru pindah atau memutuskan strategi lainnya sebelum Anda menganalisa dimana letak kebocoran eksekusi strategi tersebut.

Oleh:Yusa Aziz, Chairman iCOACH

Tags

 
 
 



X
Baca Juga