Brand Update

Astec Mulai Berbenah Untuk Jadi Populer di Digital Market

Oleh :   Jumat, 07 Oktober 2016   Viewer bisnisupdate.com  451 Hits
Astec Mulai Berbenah Untuk Jadi Populer di Digital Market
Ketarangan Gambar :  (Alan Budi Kusuma - Direktur PT. Astec Prestasi Indonesia)

BisnisUpdate.com, Jakarta – Perkembangan bulutangkis kian populer di dunia. Otomatis dari sisi pasar hal tersebut kian berkembang dan luas peminatnya. Sehingga membuat bisnis perlengkapan bulutangkis kian besar.

Hal tersebut juga berimbas pada peningkatan demand Astec yang datang dari berbagai penjuru dunia. “Walaupun pada awalnya kami banyak memberikan masukan terkait product development dengan salah satu brand besar, namun saya merasakan ada sesuatu yang kurang cocok sehingga setelah saya dan Susi pensiun, kami memutuskan untuk menekuni bisnis perlengkapan bulutangkis dan kami kembangkan sesuai pengalaman yang kami miliki, serta masukan dari pasar untuk menghadirkan produk terbaik,” kata Alan Budikusuma, Director PT Astec Prestasi Indonesia.

Segmentasi pasar yang dibidik pun cukup beragam, mulai entri level sampai profesional. “Harga dan kualitas juga kami bedakan, range harganya antara Rp 250 ribu sampai Rp 2,5 juta, saya melihat bahwa yang suka dengan bulutangkis mayoritas adalah masyarakat biasa, kami harus sesuaikan juga harganya,” kata Alan.

Perlahan namun pasti, produk besutan pasangan Suami Istri Peraih medali emas Barcelona tahun 1992 itu mulai menyeruak di pasar. Sejak pertengahan 2002, Alan bersama Susi mendirikan perusahaan yang memproduksi raket dengan merk sendiri, yaitu Astec (Alan-Susi Technology).

Sosialisasi produk dan pengembangan pasar pun dilakukan Alan dengan masuk keluar daerah-daerah terpencil. “Karena penggemar olahraga bulutangkis banyak di daerah, jadi challange-nya adalah masuk ke daerah dan memperkenalkan produk ke mereka, karena internet belum masuk di sana, jadi agak susah mereka lihat produk, dan penggemar bulutangkis lebih suka mencoba langsung produknya ketimbang lihat di gambar via online,” katanya.

Untuk meng-engage customer-nya, Alan sudah mempunyai akun Facebook Astec dengan jumlah Fan Page 4.205. Jumlah tersebut dikatakan Alan adalah alami. “Artinya saya tidak menggunakan booster untuk meningkatkan jumlah fan page, karena memang belum serius mengurus digital engagement kepada netizen, tapi tahun 2016 saya berkomiten untuk serius mengembangkan digital, agar brand Astec menjadi lebih populer di digital dan pasar konvensional,” katanya.

Pria yang sedang sibuk menggelar turnamen Daihatsu Astec Open 2016 di beberapa kota seperti Medan, Makassar, Solo, Semarang, Palembang, dan Jakarta yang akan diselenggarakan pada 09 – 15 Oktober 2016 di Gelangggang Remaja Soemantri Brojonegoro, Kuningan Jakarta.  

“Saya rutin menggelar invitas dan eksibisi dalam rangka lebih mendekatkan brand Astec kepada konsumennya, karena semakin dekat jadi ada juga yang customize, sesuai permintaan atlet atau pemain,” katanya.

Kini, Alan pun konsisten untuk menyelenggarakan Turnamen Bulutangkis untuk anak anak dan Dewasa yang tahun 2016 ini didukung oleh Daihatsu. Tujuannya, kata Alan, dapat lahir bibit-bibit pemain bulu tangkis muda dan juga dapat mencetak lebih banyak lagi pemain berprestasi di tahun yang akan datang. Tak hanya itu, Alan bersama Astec juga menjadi sponsor bagi salah satu klub bulu tangkis yang juga telah mencetak sejumlah pemain dunia. Bahkan kini, Astec sudah hadir di berbagai belahan dunia. “Kami sudah hadir di Eropa, China, Korea Selatan, Malaysia, Vietnam, Filipina, Brunei, dan bberaa negara lainnya,” kata Alan.

Ke depan, selain akan fokus ke digital, Alan juga terus mengembangkan pembinaan bulutangkis di dalam negeri. “karena saya dan Susi dibesarkan PBSI, maka kami pun punya komitmen untuk mendukung pengembangan bulutangkis di Indonesia,” katanya.

Gencil.Com



X
Baca Juga