Bisnis Update

UBM Gelar Maritec Indonesia

Event tersebut diselenggarakan demi mendukung optimalisasi pembangunan Maritim di Indonesia,

Oleh :   Selasa, 30 Agustus 2016   Viewer bisnisupdate.com  2569 Hits
UBM Gelar Maritec Indonesia
Ketarangan Gambar :  (Sesi temu media yang digelar UBM di Hotel Century, Senin, (29/8)/Bisnisupdate.com)

Bisnisupdate.com, Jakarta – PT UBM Pameran Niaga Indonesia akan kembali menyelenggarakan perhelatan pameran serta konferensi industri maritim komprehensif berskala internasional, yaitu MARINTEC Indonesia 2016 pada 23-25 November 2016 mendatang di Jakarta International EXPO, Kemayoran.


Christopher Eve selaku Presiden Direktur UBM mengatakan, langkah pemerintah yang memiliki visi untuk mengembalikan Indonesia sebagai negara maritim harus didukung semua kalangan. “Searah dengan visi tersebut, PT UBM Pameran Niaga Indonesia menyadari perlu adanya sebuah medium yang dapat membuka kesempatan yang baik bagi Indonesia untuk mempromosikan industri dalam negeri di mata internasional,” katanya di Jakarta, Senin (29/8).


Marintec Indonesia digagas untuk mempertemukan para pemimpin dan profesional industri maritim global. Selain itu acara ini juga dimaksud untuk saling bertukan pikiran dan informasi mengenai perkembangan dan potensi industri maritim, seperti perkapalan, galangan kapal, port dan logistik, sarana lepas pantai, dan juga penangkapan ikan komersial.
“Pameran Maritec merupakan sebuah pameran industri maritim bergensi bertaraf internasional yang telah dinobatkan menjadi the leading marine exhibition bagi negara-negara seperti Tiongkok, Korea, Singapore, Tiwan, United Kingdom (UK), Portugal, Panama, India, dan tentunya Indonesia,” lanjut Christopher.


Sementara itu, menurut Eddy K Logam selaku Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), untuk industri komponen biasanya akan melihat terlebih dahulu progres kedepannya, apakah pertumbuhan industri galangan berkesinambungan atau tidak.
“Mereka juga tidak mau ini berjalan hanya satu tahun saja, kemudian untuk tahun berikutnya tidak ada order lagi, ya buat apa mereka bangun industri komponen. Mangkannya, kalau bisa saling bersinergi antara pemerintah, Menkomaritim, Menteri Perindustrian dan BUMN. Dan banyak perusahaan BUMN yang memproduksi kapal juga. Dari awal sudah kita tekankan tidak boleh beli kapal di luar negeri lagi, serta harus melihat kebutuhan sepuluh tahun mendatang seperti apa, harus jelaskan,” pungkas Eddy.

Salles Ngepet



X
Baca Juga