Bisnis Update

Pupuk Indonesia Siap Suplai Di Musim Tanam Kedua

Oleh :   Rabu, 20 Juli 2016   Viewer bisnisupdate.com  232 Hits
Pupuk Indonesia Siap Suplai Di Musim Tanam Kedua
Ketarangan Gambar :  (Ilustrasi )

Musim tanam kedua di tahun 2016 ini akan segera tiba. Pupuk Indonesia selaku holding BUMN Pupuk menyambutnya dengan menyiapkan pupuk yang siap pakai dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Saat ini, ketersediaan pupuk yang ada di gudang-gudang lini III kabupaten ada sebanyak 1,3 juta ton dan dapat menjamin kebutuhan pupuk hingga dua bulan kedepan. Jumlah ini lebih tinggi dari ketentuan minimal yang diwajibkan yaitu sebesar 2-3 minggu kedepan.

Untuk mengamankan pendistribusian pupuk bersubsidi dan mengantisipasi terjadinya kelangkaan di tingkat petani Pupuk Indonesia menerapkan berbagai strategi. Diantaranya, hasil produksi diutamakan untuk memenuhi kebutuhan subsidi, penyediaan pupuk di gudang lini III dengan minimal 2-3 Minggu kedepan, penambahan gudang guna peningkatan kapasitas stok dan penambahan petugas lapangan di setiap kabupaten guna memonitor stok serta melakukan koordinasi dengan dinas-dinas terkait. Pupuk Indonesia juga memiliki sistem informasi untuk memonitoring stok pupuk yang bisa diakses melalui website Pupuk Indonesia.

“Kami terus meningkatkan kualitas sistem monitoring stok ini agar lebih memudahkan dalam mengetahui ketersediaan stok pupuk di daerah-daerah,” kata Direktur Utama Pupuk Indonesia Aas Asikin dalam rilisnya, Sabtu (16/7).

Selain itu, Pupuk Indonesia senantiasa menjaga ketersediaan pupuk di gudang-gudang produsen dan gudang-gudang distributor (lini III) agar pendistribusiannya ke kios-kios resmi penjual pupuk bersubsidi dapat dilaksanakan dengan segera dan dapat memenuhi permintaan petani apabila sewaktu-waktu terjadi lonjakan. "Dengan ketersediaan pupuk yang cukup pada saat ini dan tersebar di daerah, petani tidak perlu khawatir kekurangan pupuk,” Kata Aas Asikin.

Aas Asikin menambahkan bahwa untuk dapat dilayani oleh kios-kios Pupuk Indonesia sesuai ketentuan seluruh petani yang membutuhkan pupuk bersubsidi agar tergabung dengan kelompok tani dan terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Pupuk Indonesia juga telah menyiapkan stok pupuk cukup tinggi yaitu dalam rangka persiapan jika terjadi peningkatan permintaan kebutuhan pupuk dan mengantisipasi terjadinya La Nina sebagaimana yang diprediksikan oleh BMKG sehingga Pupuk Indonesia dapat memenuhi kebutuhan tambahan pupuk yang diperlukan oleh petani.

Selain itu, untuk memperlancar distribusi, Pupuk Indonesia didukung dengan armada kapal laut dan armada truk yang cukup dan siap untuk melayani pendistribusian ke seluruh Indonesia serta memiliki 561 gudang yang mampu menampung kebutuhan di daerah-daerah.Sedangkan untuk pemasarannya, saat ini Pupuk Indonesia memiliki 40.304 kios resmi di seluruh Indonesia. Kios ini diharuskan untuk menyediakan semua pupuk bersubsidi seperti Urea, NPK, SP-36, ZA, dan organik.

Sementara terkait perluasan lahan sawah di beberapa propinsi di Indonesia dalam program Kementerian Pertanian, Aas Asikin menandaskan Pupuk Indonesia siap mendukung program pemerintah tersebut. Menurutnya, Pupuk Indonesia telah menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung program tersebut, seperti, Pengamanan Stok pupuk di gudang lini III di seluruh Indonesia, strategi distribusi untuk menjangkau daerah-daerah terpencil, hingga fasilitas layanan Call Center bagi pelanggan yang disediakan oleh Pupuk Indonesia dan anggota holding pupuk, sehingga pendistribusian pupuk dapat dipantau hingga langsung ke end user (petani).

"Untuk kelancaran proses pendistribusian, Kami akan terus berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait khususnya untuk melakukan perhitungan kebutuhan pupuk sehingga pendistribusian pupuk bersubsidi ini bisa memenuhi kaidah 6 tepat yaitu tepat waktu, jenis, lokasi, jumlah, mutu dan harga," jelas Aas.

Untuk menjamin ketersediaan pupuk, disamping langkah-langkah strategi distribusi diatas, kami juga melakukan berbagai upaya untuk memperlancar proses produksi seperti meningkatkan kehandalan dan efisiensi pabrik, serta melakukan revitalisasi atas beberapa pabrik yang sudah tidak efisien dan ekonomis.

Salles Ngepet



X
Baca Juga