Bisnis Update

Proyek PLTU Cilacap Senilai Rp18 Triliun Mulai Dibangun

Proyek PLTU Cilacap Senilai Rp18 Triliun Mulai Dibangun
Ketarangan Gambar :  (PLTU Cilacap)

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cilacap dengan nilai investasi sebesar Pr 18 Triliun dan memiliki ekspansi daya sebesar 1x1.000 MW siap dibangun lewat bendera PT Sumber Segara Primadaya (S2P). S2P merupakan pengembang listrik swasta (independent power producer/IPP) yang sahamnya dimiliki PT Sumberenergi Sakti Prima (SSP) sebesar 51 persen dan PT Pembangkit Jawa-Bali (PJB), anak perusahaan PLN, menguasai 49 persen.

Menurut Manager Senior Humas PLN Agung Murdifi, Rabu (13/10), PLTU tersebut merupakan program 35.000 MW yang rencananya siap beroperasi pada 2019 mendatang. "PLTU ini nantinya akan semakin memperkuat sistem kelistrikan Jawa-Bali," ujarnya.

Peletakan batu pertama (groundbreaking) PLTU yang terletak di tiga desa yaitu Karangkandri, Menganti dan Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dengan luas 26 hektare, dilakukan pada Rabu kemarin.

PLTU itu nantinya akan menggunakan teknologi "ultra supercritical boiler" yang selain dapat menghemat bahan bakar, juga memiliki efisiensi tinggi dan ramah lingkungan.

Salles Ngepet



X
Baca Juga