Bisnis Update

Negara Produsen Sawit Harus Miliki Kebun Sawit

Negara Produsen Sawit Harus Miliki Kebun Sawit
Ketarangan Gambar :  (Ilustrasi Perkebunan Kelapa Sawit/borneoclimatechange.org)

Bisnisupdate.com, Jakarta ― Council of Palm Oil Countries (CPOPC) atau Dewan Negara-Negara Penghasil Minyak Sawit memutuskan bahwa kriteria negara produsen sawit ialah negara yang memiliki kebun sawit. Deputi I Bidang Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumberdaya Arief Havas Oegroseno menyatakan hal tersebut di Jakarta belum lama ini.

Pembatasan kriteria tersebut, menurutnya, dilakukan demi melindungi para petani sawit, baik yang ada di Indonesia, Malaysia, bahkan dunia. Gagasan kriteria tersebut sebetulnya sudah ada sejak 2007-2008 silam. Hal tersebut perlu diperhatikan sebab beberapa negara yang tidak memiliki lahan sawit ternyata mampu memproduksi sawit, seperti Singapura dan Belanda.

Menurut Arief, CPOPC sudah melakukan perundingan mengenai kriteria negara-negara yang akan masuk menjadi anggota. Adapun kriterianya adalah memiliki luas area lahan perkebunan sawit, minimal produksi, dan kewajiban penggunaan pupuk ramah lingkungan dalam penanaman sawit.

Namun Arief enggan untuk menyebutkan negara mana saja yang sesuai dengan kriteria tersebut. “Karena masih berundung,” terangnya. “Tapi ada 9-10 negara dari Asia, Afrika, dan Amerika Latin yang masuk dalam kriteria anggota CPOPC,” sambungnya.

Selain itu, menyinggung kebijakan Prancis mengenai pajak progresif bagi sawit yang tidak sustainable, Arief mengatakan jika CPOPC masih memiliki waktu hingga Juni 2016 agar bisa mencari kesepakan terbaik.

Green Economic juga menjadi salah satu agenda yang dibicarakan dalam CPOPC, yang saat ini belum mencapai kata final untuk lokasinya. Dan perlu diketahui, Indonesia dan Malaysia merupakan produsen minyak sawit terbesar di dunia dengan menguasai suplai 85% minyak sawit dunia.

Rahardian Shandy

Salles Ngepet



X
Baca Juga