Bisnis Update

Mendag Desak Percepatan Perundingan CEPA Demi Dongkrak Kembali Neraca Surplus

Mendag Desak Percepatan Perundingan CEPA Demi Dongkrak Kembali Neraca Surplus
Ketarangan Gambar :  (Menteri Perdagangan Thomas Lembong/kemendag.go.id)

Bisnisupdate.com, Jakarta ― Menteri Perdagangan Thomas T. Lembong ingin bergegas merampungkan perundingan Indonesia European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA)  dan segera mengimplementasikan hasil-hasilnya. Kesepakatan perundingan tersebut perlu disegerakan sebab Indonesia perlu menjawab tantangan besar akibat menurunnya tren perdagangan Indonesia-Uni Eropa dalam lima tahun terakhir.

Menurut keterangan tertulis Kementerian Perdagangan hari ini (6/4), Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan pada 5 tahun terakhir total nilai perdagangan Indonesia-Uni Eropa turun sekitar 5,4% per tahun. Hal itu berdampak pada penurunan surplus neraca perdagangan bagi Indonesia sebesar 14,5% per tahun pada periode waktu yang sama.

Sementara itu, pada 2015 nilai surplus neraca perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa hanya mencapai US$ 3,5 miliar atau turun 16,7% dibandingkan nilai tahun sebelumnya yang mencapai US$ 4,2 miliar.

Ekspor Indonesia ke Uni Eropa sendiri masih didominasi produk primer pertanian, seperti minyak kelapa sawit, karet alam dan kopra. Sebaliknya, produk impor Indonesa dari Uni Eropa didominasi produk-produk industri, seperti permesinan, peralatan telekomunikasi, suku cadang pesawat terbang dan obat-obatan.

Menteri Thomas Lembong sendiri merasa optimis perundingan IEU CEPA dapat segera dimulai. Ia pun yakin jika implementasi IEU CEPA mampu wujudkan Nawacita pemerintah. Rencananya, perundingan akan diluncurkan Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Brussel pada akhir April 2016.

Sebelumnya, Menteri Thomas Lembong dan Menteri Perindustrian Saleh Husin telah melakukan pertemuan dengan pihak Komisi Eropa guna membahas scoping paper IEU CEPA tersebut pada 4 April lalu.

Scoping paper IEU CEPA akan digunakan sebagai basis aspirasional untuk masuk ke tahapan perundingan IEU CEPA. Kami sepakat finalisasinya akan dipercepat dengan komunikasi pada tingkat tinggi yang lebih intensif agar perundingan dapat diluncurkan pada kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Brussel pada akhir April 2016,” ungkap Menteri Thomas Lembong.

Rahardian Shandy

Salles Ngepet



X
Baca Juga