Bisnis Update

Mandiri Tunas Finance Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar

Oleh :   Rabu, 07 September 2016   Viewer bisnisupdate.com  186 Hits
Mandiri Tunas Finance Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar
Ketarangan Gambar :  (Istimewa)

Bisnisupdate.com, Jakarta - Anak usaha emiten perbankan plat merah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yakni PT Mandiri Tunas Finance (MTF), menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2016, dengan nilai sebanyak-banyaknya 500 miliar rupiah. Penerbitan obligasi tersebut merupakan bagian dari rencana Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) dengan total nilai 3 triliun rupiah. 

Direktur Keuangan MTF, Ade Cahyo mengatakan, penerbitan obligasi tersebut dibagi dalam dua seri. Untuk seri A kupon yang ditawarkan 7,95 persen sampai 8,70 persen, dengan jangka waktu tiga tahun. Lalu, seri B dengan kupon 8,25 persen sampai 9,00 persen, dengan jangka waktunya lima tahun. "Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk modal kerja pembiayaan kendaraan bermotor," ungkapnya di Jakarta, Senin (5/8).

Pembayaran kupon obligasi akan dilakukan setiap tiga bulan. Dalam penerbitan obligasi ini jaminannya berupa piutang performing sekurang-kurangnya 60 persen dari nilai obligasi yang diterbitkan MTF. Obligasi ini mendapat peringkat idAA+ (double A plus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Bertindak sebagai penjamin emisi obligasi adalah PT Mandiri Sekuritas. Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 5-19 September 2016. Sedangkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan pada 29 September 2016. Masa penawaran umum 3-4 Oktober 2016. Pembayaran dari investor pada 6 Oktober 2016. Pembayaran kepada emiten dan distrubusi elektronik pada 7 Oktober 2016. Sedangkan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 10 Oktober 2016. 

Direktur Pemasaran MTF, Harjanto Tjitohardjojo optimistis hingga akhir tahun target penyaluran pembiayaan sebesar 18 triliun rupiah bisa tercapai. Bahkan tidak menutup kemungkinan angka 19 triliun rupiah pun bisa diraih. "Target kami hingga akhir tahun seperti yang ditetapkan sebesar 18 triliun rupiah. Tapi juga bisa lebih menjadi 19 triliun rupiah," ujarnya. 

Penjualan mobil MTF per Agustus telah mengantongi angka 12 triliun rupiah. Komposisi penjualan mobil masih dikuasai oleh segmen passenger sebesar 86,58 persen, pick up 8,51 persen, dan truk 2,81 persen. Ditambah lagi penjualan mobil dari pameran GIIAS 2016 (GAIKINDO Indonesia International Auto Show) yang belum lama ini digelar, MTF berhasil menjual 2.119 unit kendaraan atau senilai 380 miliar rupiah. Raihan tersebut naik dari gelaran GIIAS 2015 sebanyak 1.128 unit.

Untuk melebarkan sayap bisnisnya, MTF juga akan masuk ke masuk e-commerce, melalui aplikasi smartphone sehingga dapat mengembangkan transaksi online. Hal tersebut seiring dengan upaya MTF untuk mengejar pertumbuhan penyaluran pembiayaan 10 persen pada tahun depan. "Kita akan masuk ke segmen e-commerce pada November 2016. Jadi, transaksi beli mobil bisa lewat online karena ke depan digital akan jadi tantangan," tambahnya. 

Meskipun MTF telah memiliki aplikasi mengenai penjualan mobil, namun masih sebatas informasi. Kedepannya ditambahkan Harjanto, pengembangannya pun akan terus dilakukan, bukan hanya di Android, tapi juga di iOS. Saat ini MTF tengah berkonsultasi untuk pengembangan aplikasi ini dengan auto.com dari India, mulmut.com dari Indonesia, dan Google Indonesia.

"Transaksi online ditargetkan bisa memberikan kontribusi 3 persen sampai 5 persen terhadap penyaluran pembiayaan pada 2017. E-commerce engine ketiga kita setelah B2B dan B2C," pungkasnya.

Salles Ngepet



X
Baca Juga