Bisnis Update

Kuatkan Digitalisasi Perbankan, Perbanas Gelar IBEX 2017

Oleh :   Jumat, 25 Agustus 2017   Viewer bisnisupdate.com  142 Hits
Kuatkan Digitalisasi Perbankan, Perbanas Gelar IBEX 2017
Ketarangan Gambar :  (Suasana Presscon Perbanas)

Jakarta, BisnisUpdate.com-Tranformasi digital menyentuh semua aspek kehidupan di Indonesia. Tak terkecuali perbankan. Digitalisasi terus menginfiltrasi setiap lini pereknomian, merubah gaya hidup semakin menjadi digital. Dalam rangkaian gelaran kegiatan pameran tahunan Indonesia Banking Expo tahun 2017 yang mengusung conten digitalisasi perbankan dan tema “Transformasi Industri Perbankan, Jawaban Terhadap Revolusi Teknologi Digital”yang akan digelar pada 19-20 September 2017 di Jakarta Covention Center.

Menurut Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Kartika Wirjoatmodjo bahwa dunia perbankan banyak dihantam oleh fintech. “Karena itu gerakan digitalisasi perbankan harus semakin diseriusi dan perlu dilakukan kolaborasi dengan fintech dan start up digital lainnya. Secara regulasi pun OJK dan BI sudah semakin adaptif dengan mengeluarkan berbagai peraturan atau regulasi yang mendukung kolaborasi dan digitalisasi perbankan ini, saya kira ini semakin dinamis dan menarik untuk ditindak lanjuti,” katanya.

Selain itu, Kartika menambahkan bahwa di China perkembangan digitalisasi perbankan dan fintech sudah semakin tak terbendung, dengan adanya Tencent dan Alipay, China sudah menjadi pemain besar dalam hal financial technologi dan digitalisasi perbankan. “Dan ini pun sudah mulai masuk ke Indonesia, di regulator BI dan OJK ini terus dipantau,banyak start up payment dan peer to peer landing yang bisa diajak kolaborasi untuk semakin menguatkan digitalisasi perbankan,” katanya.

Dalam penjelasannya, Kartika menambahkan bahwa perbankan pun tidak tinggal diam terhadap revoluis digital ini. “Perbankan mulai masuk dalam revolusi digital, bahkan per 1 Oktober 2017, sudah ada kebijakan untuk cashless di semua pintu tol. Contoh di industri perbankan ada pelaku yang sudah melakukan revolusi ini secara baik seperti. BTPN dengan Jenius dan Sakuku BCA,” katanya.

Bahkan, imbuhnya, di industri Telco pun Telkomsel sudah melakukan melakukannya dengan T Cash dan Peer to peer landing seperti Amartha.com dan lainnya. “Bahkan saat ini, gerakan inklusi keuangan ini juga menyebar tidak hanya di perkotaan tapi juga masuk ke pedesaan,” ujarnya.

Terkait dengan IBEX 2017 pada 19-20 September 2017, Sis Apik Wijayanto, Ketua Steering Commitee IBEX 2017 menjelaskan bahwa langkah kolaborasi dengan pemain fintech akan terjadi di event tahunan tersebut. “Acara IBEX ini juga nantinya akan melibatkan regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) , dengan hadirnya regulator, saya harapkan akan terjadi pertukaran pemikiran yang punya nilai strategis bagi kemajuan perbankan Indonesia dan berdampak positif pada kemajuan ekonomi nasional,” katanya.

Selain itu, dalam IBEX 2017 ini, Sis Apik juga menjelaskan bahwa pihaknya akan mengundang UKM dan pemain fintech lainnya. “Target pengunjung minimal 3000 lebih,” katanya. Selain itu, IBEX 2017 juga akan menghadirkan berbagai kegiatan seperti seminar Digitalisasi Perbankan, kolaborasi antara perbankan dan fintech, dan Expo. Ada juga banking exhibition, sharing bank BPD, Bank BUMN dan Perbankan Swasta.

Salles Ngepet

Tags

 
 
 



X
Baca Juga