Bisnis Update

Kemenperin Usulkan Riset Bersama Demi Wujudkan Kemandirian Bangsa

Kemenperin Usulkan Riset Bersama Demi Wujudkan Kemandirian Bangsa
Ketarangan Gambar :  (Logo Kementerian Perindustrian/id.wikipedia.ord)

Bisnisupdate.com, Jakarta ― Dalam rangka mewujudkan kemandirian bangsa dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan adanya riset bersama, yakni antara Lembaga Kementerian dan nonkementrian.

Menteri Perindustrian dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Haris Munandar mengatakan, riset yang dapat dilakukan seperti pembuatan prototype Boiler buatan Indonesia atau SNI Boiler.

“Di mana desain dan engineering-nya dari sumber daya dalam negeri dan pihak BPPT atau KemenristekDikti dapat menjadi leading sector-nya,” katanya pada Rapat Kerja Nasional Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi 2016 di Puspitek, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (2/2).

Riset tersebut diyakini Haris akan mampu mendorong Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Apalagi, saat ini pemerintah tengah memacu pembangunan infrastruktur yang berbasis teknologi dan inovasi dari para pelaku dalam negeri.

Untuk itu, kata Haris, melalui Rakernas ini diharapkan semakin terbuka peluang kerjasama dengan lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) di lingkungan Kemenperin, seperti Balai Besar serta Balai Riset dan Standarisasi Industri (Baristand) yang tersebar di berbagai provinsi.

Saat ini, Kemenperin mempunyai 23 unit Balai terdiri dari 11 Balai Besar, 11 Baristand Industri dan satu Balai Sertifikasi Industri, dengan jumlah SDM peneliti sebanyak 291 orang dan perekayasa sebanyak 52 orang.

“Balai-balai tersebut dapat dimanfaatkan bersama secara optimal, sehingga tercapai sinergitas kebijakan dan program  antara lembaga litbang, baik Lembaga Pemerintah Kementerian atau Lembaga Pemerintah Nonkementerian, Daerah, Perguruan Tinggi, Industri atau Swasta, baik luar dan dalam negeri, maupun dengan lembaga terkait lainnya,” papar Haris.

Dengan sinergitas tersebut, litbang dapat dilakukan secara terintegrasi karena pemakaian fasilitas bersama pada masing-masing lembaga. “Selain itu,melalui revitalisasi sarana dan prasarana lembaga litbang akan dapat juga mendukung peningkatan inovasi teknologi, dan penguasaan teknologi dalam rangka meningkatkan daya saing industri nasional,” tegas Haris.

Lebih lanjut, pada kesempatan tersebut Haris pun menyampaikan, Rakernas KemenristekDikti adalah sebagai langkah dan tindakan konkret KemenristekDikti untuk menuntaskan program atau kegiatan prioritas tahun 2016 dan menyiapkan rancangan kebijakan 2017.

Terutama dalam membangun sinergi antara Perguruan Tinggi, Akademi Ilmu Pengetahuan Industri (AIPI), Dewan Riset Nasional (DRN), Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK), Balitbang Kementerian, Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Daerah, Pusat Penelitian, Industri dan lembaga terkait lainnya.

Rahardian Shandy

Salles Ngepet



X
Baca Juga