Bisnis Update

Kemenperin Optimis Industri Hijau di Indonesia Semakin Meningkat

Kemenperin Optimis Industri Hijau di Indonesia Semakin Meningkat
Ketarangan Gambar :  (Ilustrasi industri hijau/www.rri.co.id)

Bisnisupdate.com, Jakarta ― Pada Launching Penghargaan Industri Hijau 2016 di Jakarta hari ini (13/4), Sekjen Kementerian Perindustrian Syarif Hidayat menuturkan rasa optimis kemenperin pada perwujudan industri hijau untuk seluruh sektor di Indonesia. Menurutnya, hal itu dilandasi kesadaran pelaku industry nasional yang terus meningkat terhadap efektivitas produksi dan kepedulian lingkungan.

“Terlebih lagi, saat ini muncul tren di kalangan perusahaan industri berlomba-lomba meningkatkan kinerja perusahaan di bidang lingkungan dan sosial,” terang Syarif.

Pelaku industri nasional pun saat ini dipercaya mulai beralih dari pendekatan business as usual (BAU) yang sekedar mengejar profit menuju sistem produksi yang lebih terintegrasi dan efisien. “Penerapan prinsip efisiensi produksi dan peningkatan efektivitas penggunaan sumber daya alam itu disebut industri hijau,” tegasnya.

Dan sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya tersebut, Kemenperin secara rutin menyelenggarakan Penghargaan Industri Hijau. Menteri Saleh Husin dalam sambutannya berharap, penghargaan tersebut akan mampi mendorong industri nasional untuk terus kompetitif dan meningkatkan kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Hal ini akan mewujudkan kemandirian ekonomi nasional dengan menggerakkan berbagai peran sektor manufaktur sesuai dengan agenda prioritas pembangunan dalam Nawa Cita.

Kegiatan penghargaan industri hijau dapat dijadikan media dalam memperkenalkan kebijakan industri hijau kepada pelaku industri. Selain itu, diharapkan perusahaan industri dapat mulai melakukan sinkronisasi kebijakan perusahaan dengan prinsip industri hijau sebagai tahapan awal menuju penerapan Standar Industri Hijau melalui skema sertifikasi industri hijau.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Haris Munandar mengungkapkan, program penghargaan industri hijau telah diselenggarakan sejak tahun 2010 atau tahun ke tujuh pada 2016 ini.

“Selama kurun waktu enam tahun, jumlah perusahaan industri yang mengikuti penghargaan industri hijau setiap tahunnya terus meningkat,” ujarnya.

Industri yang telah berpartisipasi, antara lain sektor semen, baja, keramik, tekstil dan produk tekstil, makanan, minuman, pulp dan kertas, petrokimia, pupuk, kimia, crumb rubber, gula, kelapa sawit, alat kesehatan, pestisida, minyak kelapa mentah, oleochemical, otomotif, alutsista, dan bahan peledak.

Rahardian Shandy

Salles Ngepet



X
Baca Juga