Bisnis Update

IFEX 2016 Targetkan Transaksi on The Spot US$350 Juta

IFEX 2016 Targetkan Transaksi on The Spot US$350 Juta
Ketarangan Gambar :  (Suasana IFEX 2016 di salah satu hall JIEXPO Kemayoran, Jakarta/Bisnisupdate.com)

Bisnisupdate.com, Jakarta - Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2016 resmi dibuka hari ini (11/3). Pameran mebel dan kerajinan B2B (Business to Business) terbesar di Indonesia ini kembali diselenggarakan oleh Asosiasi Mebel dan Kerajinan Rotan Indonesia (AMKRI) yang bekerjasama dengan PT Dyandra Promosindo. Pameran ini akan berlangsung selama 11-14 Maret 2016 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.

Tahun ini, dengan mengambil tema ‘The Essence of Infinite Innovation IFEX menempati seluruh hall yang ada di area JIEXPO. Di lahan seluas 60.000 meter per segi tersebut IFEX menghadirkan 429 peserta yang 28 di antaranya peserta asing dari 9 negara.

AMKRI sendiri optimis bila Indonesia dapat meningkatkan ekspor dalam mengisi pasar dunia. Apalagi mengingat Indonesia mempunyai potensi hutan produksi yang cukup luas dan SDM yang berlimpah. Namun, Ketua Umum AMKRI Rudi Halim mengatakan, dukungan pemerintah masih sangat diperlukan.

“Untuk itu kami mengharapkan dukungan nyata pemerintah, khususnya Bapak Jusuf Kalla selaku Presiden RI yang notabene berasal dari pengusaha, untuk selalu mendukung pengembangan industri mebel dan kerajinan melalui penciptaan iklim usaha yang kondusif dalam rangka mengoptimalkan potensi yang dimiliki di Indonesia,” ungkap Rudi.

Sektor industri mebel dan kerajinan nasional memang merupakan salah satu industri penghasil devisa negara. AMKRI mencatatkan, di tahun 2015 ekspor mebel Indonesia mencapai US$ 1.902 miliar atau meningkat 1,3% dari tahun sebelumnya. Peluang untuk meningkatkan pasar mebel dan kerajinan Indonesia untuk pasar dunia dinilai masih cukup besar.

Pasar dunia mebel saat ini mencapai sekitar US$ 141 miliar. Sementara Indonesia baru berkontribusi sekitar US$ 2 miliar. Angka tersebut masih di bawah Vietnam yang mencapai US$ 6,8 miliar.

Di tahun ini, IFEX menargetkan pengunjung sebanyak 10.000 orang dengan target transaksi on the spot US$ 350 juta dan transaksi follow up senilai US$ 1 miliar. Tahun lalu, IFEX sendiri mencatatkan pengunjung sebanyak 8.595 orang dengan transaksi on the spot US$270 juta dan follow up senilai US$ 700 juta.

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang turut hadir dalam acara pembukaan IFEX pun memberikan apresiasi dan dukungannya terhadap pameran ini. “Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan pameran ini. Sektor ini menyerap banyak tenaga kerja dan memberikan devisa kepada negara,” ujarnya.

Rahardian Shandy

Salles Ngepet



X
Baca Juga