Bisnis Update

Diterpa Isu Lingkungan, Ekspor Sawit Malah Meningkat

Diterpa Isu Lingkungan, Ekspor Sawit Malah Meningkat
Ketarangan Gambar :  (Ilustrasi)

Bisnisupdate.com, Jakarta - Volume ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) terus mengalami peningkatan meskipun isu negatif terkait kelapa tengah melanda hampir sebagian besar negara Eropa.

Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit Bayu Krisnamurthi mengatakan, ditengah maraknya isu negatif terhadap industri sawit nasional di Benua Biru. Namun anehnya, ekspor sawit terus meningkat.

Bayu mengungkapkan, total volume ekspor minyak sawit ke Eropa pada Januari hingga Agustus 2016 sebesar 4,35 juta ton. Melihat tren kinerja ekspor yang terus membaik, Bayu yakin ekspor ke Eropa ini bisa menembus angka 5,8 juta-6 juta ton hingga akhir tahun 2016 ini.

"Ini menunjukkan betapa kuatnya produk sawit kita di Eropa, di tengah beberapa masalah isu negatif sawit di Eropa," ujar Bayu di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (3/10).

Bayu menjelaskan, dalam lima tahun terakhir, ekspor CPO Indonesia ke Eropa terus mengalami peningkatan. Pada 2012 total ekspor minyak sawit sebesar‎ 3,6 juta ton, kemudian naik di 2013 menjadi 4,8 juta ton. Kemudian tahun 2014 sebesar 5 juta ton, 2015 sebesar 5,3 juta ton. Sedangkan pada tahun 2016  diprediksi ekspor CPO akan tembus 6 juta ton.

Adapun lima negara tujuan ekspor CPO Indonesia ke Eropa yaitu Belanda sebesar 2,52 juta ton, Italia sebesar 732,6 ribu ton, Spanyol sebesar 714,9 ribu ton, Rusia sebesar 493,4 ribu ton dan Ukraina sebesar 320,6 ribu ton.

"Belanda memang yang terbesar. Banyak yang memperkirakan kalau Belanda ini hanya pintu masuk saja, di Pelabuhan Rotterdam. Sebelum kemudian diekspor lagi ke negara lainnya. Jadi ekspor sawit tidak hanya pada satu negara, tetapi terus meluas ke 26 negara di Eropa," ujar mantan Wakil Manteri Perdagangan ini

Salles Ngepet



X
Baca Juga