Bisnis Update

Bersama IAI, Kadin Akan Luncurkan Standar Akuntansi untuk UKM

Bersama IAI, Kadin Akan Luncurkan Standar Akuntansi untuk UKM
Ketarangan Gambar :  (Sandiaga S. Uno, Wakil Ketua Umum Kadin bidang UMKM, Koperasi, dan Industri Kreatif)

Bisnisupdate.com ― Bersama Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berencana meluncurkan Standar Akuntansi untuk Entitas Mikro Kecil dan Menengah yang akan berbasis teknologi digital guna pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM). Nantinya, standar tersebut akan ada dalam suatu platform yang dapat diunduh melalui iOS dan Google Play.

"IAI sudah menyurati Kadin mengenai terobosan baru ini. Alasannya sederhana, dari 57 juta unit UKM yang ada ternyata masih sangat sedikit yang terdaftar sebagai wajib pajak," papar Sandiaga S. Uno, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang UMKM, Koperasi, dan Industri Kreatif di sela diskusi UMKM Outlook 2016, Jakarta (28/01).

Sandiaga pun mengatakan, hal ini merupakan bentuk terobosan baru. Tidak hanya memahami laporan keuangan para pelaku UKM, ia pun meyakini hal ini dapat meningkatkan akses pembukaan peningkatan wajib pajak.

Dan dengan adanya platform teknologi ini, imbuh Sandiaga, akan semakin mempermudah untuk diakses oleh regulator maupun wajib pajak. Terutama pengusaha perintis (startup) yang selama ini belum memiliki track record dalam pelaporan keuangan.

Nantinya, Sandiaga berharap para pelaku UKM akan memiliki standar akuntansi yang mudah dan sederhana karena sudah berbasis teknologi. "Namun untuk Apps-nya masih dalam persiapan, sementara entitasnya sedang disosialisasikan. Awal bulan depan Kadin akan berdiskusi dengan BI dan IAI untuk meluncurkan bersama para pelaku," terangnya.

Ada pun strategi dalam menyosialisasikan standar tersebut, Sandiaga mengungkapkan, akan menggunakan semua jaringan yang ada pada Kadin. Artinya, sebanyak 34 Kadin provinsi dan asosiasi turut digerakkan untuk sosialisasi secara masif. "Platform ini akan menjadi sebuah kemajuan bagi UKM. Semua akan dibuatkan dalam satu buku saja melalui platform berbasis teknologi digital ini," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Steffano Ridwan, Direktur Institutional Banking Group of SME Bank DBS Indonesia, merespons positif keberadaan platform mengenai standar akuntansi bagi pelaku UKM. Menurutnya, hal tersebut akan memudahkan pihak bank dalam mengerti laporan keuangan dari pelaku UKM, khususnya para startup.

"Tentu ini inisiatif yang baik. Jika lebih jelas dan transparan akan memudahkan mereka mengakses ke perbankan dan meningkatkan pembiayaan ke startup," tukas Steffano.

Rahardian Shandy

Salles Ngepet



X
Baca Juga