Bisnis Update

AKUMINDO Pastikan Ikut Lelang Gula Rafinasi di Kementerian Perdagangan Oktober Mendatang

Oleh :   Kamis, 07 September 2017   Viewer bisnisupdate.com  84 Hits
AKUMINDO Pastikan Ikut Lelang Gula Rafinasi di Kementerian Perdagangan Oktober Mendatang
Ketarangan Gambar :  (RMOL/Istimewa/Image/net)

Jakarta, BisnisUpdate.com– Kementerian Perdagangan mulai membuka kran lelang gula rafinasi pada pada Oktober 2017 mendatang. Banyak pihak yang merasa berkepentingan untuk ikut serta dalam proses lelang tersebut.

Erat kaitannya dengan pemberdayaan anggota dan UMKM seluruh Indonesia, AKUMINDO, salah satu Asosiasi UMKM yang selama ini getol menyerukan kepentingan UMKM, menyatakan kesanggupannya dan sudah mengumumkan akan mengikuti lelang tersebut dengan menyiapkan dana yag cukup untuk mendapatkan proyek pengadaan kurang lebih 500 ribu ton gula rafinasi.

Hal tersebut diamini oleh Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun, menurutnya, dengan adanya sistem lelang ini, kalangan usaha, khususnya UMKM akan mendapat kepastian memperoleh gula, sebagai salah satu bahan baku yang esensial dan penting bagi pengusaha UMKM.

Jika proses lelang ini lancar, maka kalangan UMKM akan mendapatkan kepastian pasokan bahan baku yang bisa menggairahkan pasar dan dapat menekan ongkos produksi. Pasalnya, imbuh Ketua Umum Akumindo, sejauh ini, pelaku UMKM umumnya sering tidak mendapat pasokan gula rafinasi dengan cukup, karena memang gula rafinasi selama ini diperuntukkan bagi keperluan industri besar saja.

“Tetapi industri juga banyak yang teriak karena tidak mendapatkan bahan baku yang sesuai dengan peruntukkannya, karena banyak yang bocor dan lebih banyak yang dijual di pasar tradisional dan memberatkan kalangan pengusaha mikro kecil dan menengah dalam praktiknya di lapangan, ini imbas dari sistem pengadaan gula rafinasi yang masih lemah selama ini,” kata Ikhsan dengan wajah serius.

Ia berharap, proses lelang pada Oktober 2017 mendatang dapat dilakukan lebih transparan dan terbuka. “Sistem lelang saat ini menjadi lebih terbuka dan semua pengusaha dapat bersaing secara sehat dan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh gula rafinasi ini,” katanya. Seharusnya, tambah Pria yang juga Pengacara ini, program pemerintah tersebut didukung oleh semua pihak.

Informasi yang beredar, bahwa Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengumumkan kalau proses lelang nantinya adalah pasar lelang elektronik yang menggelar transaksi jual beli gula kristal rafinasi secara online dan real time dengan metode Permintaan Beli (Bid) dan Penawaran Jual (Offer). Adapun, volume penjualan atau pembelian mulai sebanyak satu ton, lima ton, dan 25 ton.

Hal tersebut dinyatakan melalui Surat Keputusan Menteri Perdagangan No. 684/M-DAG/KEP/5/2017 tentang Penetapan Penyelenggara Pasar Lelang Gula Kristal Rafinasi, Kemendag menunjuk PT Pasar Komoditas Jakarta (PKJ) sebagai penyelenggara pasar lelang gula kristal rafinasi perdana itu.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kemendag Bachrul Chairi, Kemendag membuka diri jika publik ingin memberikan masukan demi kelancaran pelaksanaan lelang nantinya. Di saat yang bersamaan, Kemendag juga akan melakukan persiapan yang lebih matang.

Bachrul mengungkapkan, mekanisme lelang akan memberikan dampak positif bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang menggunakan sekitar 30 persen dari produksi gula kristal rafinasi.

Salles Ngepet

Tags

 
 
 



X
Baca Juga